Kepastian itu menyusul pertemuan Ketua Harian Persebaya Cholid Goromah dengan I Putu Gede kemarin siang (21/12).
"Soal Putu sudah beres. Tadi kami sama-sama sepakat," ungkap Cholid tanpa menyebut kesepakatan lain dengan pihak Putu.
Ia juga menjelaskan, gelandang yang pernah dua kali membawa Arema juara Copa Indonesia tersebut telah sepakat dengan keputusan pengurus. Keputusan yang dimkasud adalah kebijakan memutus kontrak Putu dengan pembayaran dua bulan gaji terakhir plus satu kali gaji sebagai kompensasi.
"Putu bersedia menerima keputusan tersebut," sambung Cholid.
Cholid menyatakan bahwa pengurus sangat berat hati memberlakukan keputusan itu. Sebab, menurut dia, Putu masih betah bersama-sama dengan tim kebanggaan masyarakat Surabaya tersebut.
"Tapi, apa boleh buat, kondisi keuangan yang memaksa itu semua," paparnya.
Selain I Putu Gede, lima pemain lain yang juga terkena pemutusan kontrak terkait penolakan rasionalisasi gaji adalah Bejo Sugiantoro, Kurnia Sandy, Jordi Kartiko, Purwanto